x
Pentingnya Mengakomodasi Pengecualian Tujuan Jurnalistik dalam Kebijakan Pelindungan Data Pribadi
Pentingnya Mengakomodasi Pengecualian Tujuan Jurnalistik dalam Kebijakan Pelindungan Data Pribadi

Pentingnya Mengakomodasi Pengecualian Tujuan Jurnalistik dalam Kebijakan Pelindungan Data Pribadi

Kertas Kebijakan:
Pentingnya Mengakomodasi Pengecualian Tujuan Jurnalistik dalam Kebijakan Pelindungan Data Pribadi

 

Hak atas kebebasan berekspresi dan hak atas privasi adalah dua hak mendasar yang setara. Hal tersebut berangkat dari konsep hak asasi manusia secara umum, di mana tidak ada hak asasi yang lebih diutamakan dibandingkan hak asasi lainnya. Di era internet, perlindungan terhadap hak atas privasi semakin penting karena ancaman kebocoran data pribadi menjadi lebih tinggi, dapat tersebar lebih cepat dan luas. Hak atas privasi harus dilindungi untuk menjamin kesejahteraan fisik, emosional, ekonomi, membatasi campur tangan negara dan korporasi dalam kehidupan individu.

 

Sementara hak kebebasan berekspresi pada aspek jurnalisme menjadi kunci dalam masyarakat demokrasi. Pers yang bebas dapat menghasilkan jurnalisme berkualitas demi memenuhi hak publik mendapatkan informasi, mengawasi penyalahgunaan kekuasaan, menyediakan platform untuk pertukaran gagasan secara terbuka.

 

Untuk mencegah implementasi UU PDP yang dapat menghambat kebebasan pers, Pemerintah harus mengakomodasi pengecualian pers dalam RPP PDP. Sejumlah lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan lembaga internasional telah meluncurkan prinsip-prinsip yang dapat digunakan negara-negara di dunia bagaimana menyelaraskan kebebasan pers dengan hak atas privasi dalam instrumen hukum domestik.

 

Pemuatan pengaturan terkait dengan pelaksanaan pengecualian untuk tujuan jurnalistik memiliki urgensi dan pada dasarnya juga sejalan dengan asas-asas dalam UU PDP. Agar sesuai dengan standar internasional dan prinsip hak asasi manusia dalam menyeimbangkan kebebasan pers dan privasi, AJI Indonesia dan LBH Pers merekomendasikan beberapa hal dalam implementasi Pelindungan Data Pribadi, yang telah terangkum dalam kertas kebijakan dengan judul Pentingnya Mengakomodasi Pengecualian Tujuan Jurnalistik dalam Kebijakan Pelindungan Data Pribadi.

 

Penulis
Ade Wahyudin (LBH Pers)
Bayu Wardhana (AJI)
Ika Ningtyas (AJI)

Peninjau Ahli
Faiz Rahman

Editor Bahasa
Ika Ningtyas

Desain
Eko Punto Pambudi

Ilustrasi
Imam Yunni

Share